Persepsi Petani Terhadap Penggunaan Pupuk Organik Pada Kelompok Tani Tranggulasi, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang

Rosininta - Simatupang

Abstract


ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik internal dan eksternal petani sayuran organik, mengetahui persepsi petani terhadap penggunaan pupuk organik pada kelompok tani Tranggulasi dan menganalisis hubungan antara karakteristik internal dan eksternal petani dengan persepsi petani untuk menggunakan pupuk organik pada kelompok tani Tranggulasi. Penelitian dilakukan di Kecamatan Getasan menggunakan metode survei dengan jumlah sampel 32 responden. Uji yang dilakukan yaitu korelasi rank Spearman. Hasil menunjukkan bahwa persepsi petani terhadap penggunaan pupuk organik termasuk dalam kategori tinggi dengan rataan skor 109. Hasil uji korelasi yang diperoleh 0,643**, 0,616** dan 0,538**. Hal ini menunjukkan bahwa umur mempunyai hubungan yang sangat nyata dengan persepsi petani terhadap tingkat kesesuaian, tingkat kerumitan dan tingkat kemudahan dilihat hasilnya. Jumlah anggota keluarga mempunyai hubungan yang nyata dengan persepsi petani terhadap tingkat kemudahan untuk dicoba dan tingkat kemudahan dilihat hasilnya. Luas lahan mempunyai hubungan yang nyata dengan persepsi petani terhadap tingkat kerumitan. Nilai koefisien korelasi rank Spearman pengalaman usahatani diperoleh 0,509** artinya berhubungan sangat nyata dengan persepsi petani terhadap tingkat kerumitan dan berhubungan nyata terhadap tingkat kesesuaian dan tingkat kemudahan untuk dicoba. Tingkat pendidikan tidak mempunyai hubungan dengan persepsi petani terhadap penggunaan pupuk organik.

Kata Kunci : Persepsi, Pertanian Organik, Petani Sayur.

 

ABSTRACT

            The research was aimed to know the internal and external characteristics of organic vegetable farmers, to know the perception of farmers on the use of organic fertilizer on Tranggulasi groups and to analyze the relationship between internal and external characteristics of farmers with farmers perceptions to use organic fertilizer on Tranggulasi groups. The research was conducted in Getasan Districs using survey method with 32 respondents. Spearman rank correlation were used to analyze. The result of correlation test obtained as 0,643**, 0,616** and 0,538**. This showed that age has a very real relationship with the perception of farmers on level of compatibility, the level of complexity and the level of observatibility. The number of family members has a real relationship with the perception of farmers on the level of trialability and the level of observability. Land area has significant relationship with farmers perception of complexity level. The value of rank Spearman correlation coefficient of farming experience obtained as 0,509** it means very real relationship with the perception of farmers to the level of complexity and relate significantly to the level of compatibility and level of triability. The level of education has no relationship with the perception of farmers on the use of organic fertilizers. Keyword : Perception, Organic farming, Vegetable farmer.

Full Text:

PDF

References


A W. Van den Ban & HS Hawkins. 2003. Penyuluhan Pertanian. Kanisius, Yogyakarta.

Intan, A. S., Suci, P. S., F. Trisakti, H. 2009. Karakteristik kategori adopter dalam inovasi feed additive herbal untuk ayam pedaging. J. Peternakan. 33 (3): 196 – 203.

Khairul, U., Novira, K. dan Dewi, K. 2012. Hubungan antara karakteristik peternak terhadap inseminasi buatan pada buatan pada sapi potong Kelurahan Tuan-tuan Kecamatan Benua Kayong Kabupaten Ketapang. J. Sosial Ekonomi Pertanian. 1 (3): 23 – 28.

Lumban Gaol, J., Ventje, V.R., dan Benu, O. 2016. Perilaku petani sayur dalam pemanfaatan pupuk organik di Kakaskasen Kota Tomohon. J. Agro- Sosio Ekonomi. 12 (3) : 117 – 126.

Mustika, R. W. dan Edy, P. 2016. Faktor-faktor yang mempengaruhi persepsi masyarakat terhadap budidaya tanaman kakao (Theobroma cacao L.) (Studi kasus di Kecamatan Dagangan Kabupaten Madiun). J. Ilmu Pertanian, Kehutanan dan Agroteknologi. 17 (1): 8 – 18.

Nugroho, S., Syahrul, A dan Resi, V. 2008. Kajian hubungan koefisien korelasi Pearson (r), Spearman-rho (ρ), Kendall-Tau (τ), Gamma (G) dan Somers (d yx). J. Gradien. 4 (2): 372-381.

Rahab, 2009. Hubungan antara karakteristik teknologi dengan kemungkinan usaha kecil untuk mengadopsi TI. J. Bisnis dan Ekonomi. 16 (2): 111-125.

Robiyan, R., Tubagus, H. dan Helvi, Y. 2014. Persepsi petani terhadap program SL-PHT dalam meningkatkan produktivitas dan pendapatan usahatani kakao (Studi kasus petani kakao di Desa Sukoharjo 1 Kecamatan Sukoharjo Kabupaten Pringsewu). J. Pertanian. 2 (3): 301 – 308.

Sahara, D., Reni, O., dan Ratih, K. 2016. Analisis fungsi keuntungan pada usahatani kedelai di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah. J. Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian. 19 (2): 85 – 92.

Sarwono, J. 2017. Mengenal prosedur-prosedur dalm SPSS 23. PT Elex Media Komputindo, Jakarta.

Soekartawi. 2005. Analisis Usahatani. UI Press, Jakarta.

Supranto, J., 2000. Statistik teori dan aplikasi. Erlangga, Jakarta.

Tedjaningsih, T., Suyudi, Hendar, N. 2017. Persepsi petani terhadap penggunaan pupuk organik pada usahatani Mendong. J. Agribisnis. 3 (1): 64 – 72.

Umar, H. 2003. Metode Riset Bisnis. PT Gramedia Pustaka Utama, Jakarta.

Widiyastuti, Emi, W. dan Sutarto, 2016. Persepsi petani terhadap pengembangan System Of Rice Intensification (SRI) di Kecamatan Moga Kabupaten Pemalang. J. Agrista. 4 (3): 476 – 485.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 AGRISAINTIFIKA Jurnal Ilmu-ilmu Pertanian

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.

AGRISAINTIFIKA

JURNAL ILMU-ILMU PERTANIAN

REDAKSI FAKULTAS PERTANIAN

UNIVERSITAS VETERAN BANGUN NUSANTARA

JL. Letdjend S. Humardani No. 1 Sukoharjo jawa Tengah, Indonesia 0271-593156

EMAIL: agrisaintifika@gmail.com

TERINDEKS GARUDA

TERINDEKS ONESEARCH ID

TERINDEKS GOOGLESCHOLAR

TERINDEKS SINTA 4