Analisis Menurunnya Minat Petani Menanam Padi Organik Dengan Pendekatan Fishbone Diagram Di Kabupaten Ngawi

Ari Leksono Marhaen Widodo

Abstract


Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menganalisis keragaan pendapatan petani padi organik dan petani padi konvensional, mengetahui faktor penyebab apa yang paling utama menyebabkan menurunnya minat petani menanam padi organik, serta mencari tindakan apa yang dapat meningkatkan minat petani menanam padi organik. Metode dasar yang digunakan adalah metode deskriptif dengan teknik pengambilan data menggunakan teknik observasi, wawancara, kuesioner, serta dokumen dan pencatatan. Data yang digunakan adalah data primer dan sekunder. Penelitian dilakukan di Kabupaten Ngawi. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis pendapatan usahatani, analisis efisiensi usahatani, serta analisis fishbone diagram. Berdasarkan hasil analisis menunjukan bahwa pendapatan usahatani padi konvensional lebih tinggi apabila dibandingkan dengan usahatani padi organik dengan nilai Rp. 18.131.817,66,-/ha/MT berbanding dengan Rp. 11.330.399,35,-/ha/MT. Analaisis Efisiensi menunjukan bahwa kedua jenis usahatani telah efisien namun nilai efisiensi usahatani padi konvensional lebih tinggi apabila dibandingkan dengan usahatani padi organik dengan nilai 3,09/MT berbanding dengan 2,01/MT. Berdasarkan analisis fishbone diagram menunjukan bahwa faktor yang paling berpengaruh adalah dari faktor manusia yaitu dengan permasalahan penerimaan uang yang terlambat.

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 AGRISAINTIFIKA Jurnal Ilmu-ilmu Pertanian

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.

AGRISAINTIFIKA

JURNAL ILMU-ILMU PERTANIAN

REDAKSI FAKULTAS PERTANIAN

UNIVERSITAS VETERAN BANGUN NUSANTARA

JL. Letdjend S. Humardani No. 1 Sukoharjo jawa Tengah, Indonesia 0271-593156

TERINDEKS IPI GARUDA

TERINDEKS ONESEARCH ID